PIAGAM PDI
PERJUANGAN
Dengan Rahmat Tuhan YME
Cita-cita luhur untuk
membangun dan mewujudkan Indonesia yang demokratis, bersatu, berkemakmuran,
berkeadilan, dan berkeadaban sebagaimana termaktub dalam Pembukaan UUD 1945
merupakan cita-cita bersama dari setiap rakyat Indonesia. Cita-cita di atas
merupakan manifestasi ideal dari amanat penderitaan rakyat yang merupakan
substansi dan sekaligus arah dari semua aktivitas pergerakan rakyat yang
akhirnya telah membawa Indonesia ke arah kemerdekaannya. Cita-cita
yang sama juga merupakan simpul-simpul pengikat utama gerakan reformasi yang
telah mengakhiri kekuasaan otoritarianisme Orde Baru. Cita-cita di atas,
dengannya, telah dan akan terus menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah
perkembangan peradaban Indonesia sebagai sebuah bangsa.
Indonesia yang demokratis
adalah Indonesia yang menempatkan kedaulatan tertinggi ditangan rakyatnya.
Indonesia yang
bersatu adalah Indonesia yang ditandai oleh tingginya
derajat integrasi bangsa, baik berupa integrasi teritorial maupun politik, dan
tingginya kohesifitas sosial antar berbagai komponen bangsa yang majemuk ini.
Indonesia yang berkemakmuran adalah Indonesia yang mampu
memenuhi kebutuhan-kebutuhan material warganya yang sesuai standar-standar yang
layak bagi kemanusiaan. Indonesia yang
berkeadilan adalah Indonesia yang
ditandai oleh sempitnya
jurang kesenjangan sosial
dan kesenjangan antar daerah. Indonesia
yang bekeadaban adalah Indonesia yang ditandai oleh
tingginya derajat moralitas dan etika dalam masyarakat dan di antara
penyelenggara kekuasaannya, serta Indonesia yang ditandai oleh minimnya
peggunaan kekerasan dalam proses sosial, ekonomi dan politiknya.
Sebagai cita-cita bersama,
perwujudan Indonesia yang demokratis, bersatu, berkemakmuran, berkeadilan dan
berkeadaban, merupakan hak sekaligus tanggung jawab bersama setiap anak negeri.
Perwujudan
cita-cita di atas menuntut keterlibatan semua energi bangsa, baik secara
individual maupun secara kolektif.
Partai
Demokrasi Indonesia Perjuangan merupakan salah satu wahana pengorganisasian
rakyat yang lahir, tumbuh dan berkembang sebagai bagian dari upaya bersama
rakyat guna mewujudkan Indonesia yang demokratis, bersatu, berkemakmuran,
berkeadilan dan berkeadaban di atas.
Untuk
mencapai statusnya sebagai bagian prinsipil dari perjuangan rakyat mewujudkan
cita-cita di atas, PDI Perjuangan telah berketetapan menjadikan dirinya sebagai
sebuah partai modern yang tetap mempertahankan jati dirinya sebagai partai
kerakyatan.
Sebagai sebuah partai
modern, PDI Perjuangan haruslah mampu untuk menjalankan dan mewujudkan paling
tidak dua hal berikut :
Pertama,
PDI Perjuangan dituntut untuk mampu menjalankan fungsi-fungsi minimum kepartaian
pada umumnya, yakni fungsi agregasi dan artikulasi kepentingan, pendidikan
politik rakyat, sosialisasi politik, komunikasi politik, penempatan kader dalam
jabatan-jabatan politik, dan pengelolaan konflik secara damai. Untuk ini, PDI
Perjuangan haruslah disusun berdasarkan prinsip-prinsip organisasi modern,
termasuk di dalamnya, prinsip-prinsip pemisahan dan pembagian kewenangan dan
tanggung jawab, serta desentralisasi kekuasaan.
Kedua, PDI Perjuangan juga
dituntut untuk mampu menjadi arena dan sarana bagi setiap rakyat Indonesia dalam
mewujudkan cita-citanya. Untuk itu, penerimaan, penghargaan dan komitmen
terhadap tegak dan berlangsungnya kedaulatan rakyat, kemajemukan, keterbukaan,
serta kesamaan hak dan kewajiban adalah prinsip-prinsip utama partai yang harus
dipahami, dihayati dan dijalankan oleh setiap kader dan warga PDI Perjuangan.
Sebagai partai yang
mempunyai "roh" kedaulatan rakyat, PDI Perjuangan dicirikan oleh adanya
pengakuan dan penghargaan terhadap demokrasi, kebangsaan dan
keadilan sosial. Demokrasi menempatkan kekuasaan tertinggi di tangan
rakyat yang diwujudkan melalui kedaulatan anggota partai. Kebangsaan menempatkan
prinsip "kewarganegaraan" yang mengakui adanya kesamaan hak dan kewajiban warga
negara tanpa kecuali sebagai dasar satu-satunya dalam pengelolaan partai. Bagi
PDI Perjuangan prinsip ini menemukan bentuk kongkritnya lewat sifatnya sebagai
partai terbuka yang menempatkan kemajemukan sebagai kekayaan dan rahmat Tuhan.
Keadilan sosial mengungkapkan komitmen PDI Perjuangan untuk senantiasa
mengarahkan semua aktivitas dan energinya bagi kepentingan rakyat banyak.
Cita-cita Indonesia yang
demokratis, bersatu, berkemakmuran, berkeadilan dan berkeadaban menuntut bukan
saja sebuah organIsasi politik yang modern dan mempunyai "roh" kedaulatan
rakyat, tetapi juga menuntut moralitas dan etika yang tinggi.
PDI Perjuangan telah
berketetapan menjadi bagian prinsip dari upaya bersama rakyat Indonesia untuk
membangun moralitas dan etika politik bangsa yang luhur. Untuk itu,
program-program dan arah politik PDI Perjuangan pertama-tama dan terutama
diarahkan guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel,
transparan, tapi sekaligus efektif. Penyudahan praktek KKN dan berbagai bentuk
penyalahgunaan kekuasaan yang diikuti oleh perjuangan untuk mewujudkan adanya
supremasi dan tegaknya hukum, pembagian dan pembatasan kekuasaan yang
memungkinkan berjalannya prinsip checks and
balances, dan berjalannya pengawasan
politik dan sosial merupakan agenda-agenda pokok PDI Perjuangan yang harus
diwujudkan oleh setiap kader dan anggota PDI Perjuangan.
Demikian pula, sebagai
bagian dari bangsa Indonesia PDI Perjuangan telah berketetapan menjadikan
dirinya sebagai kekuatan perekat bangsa yang menjamin tegaknya Negara Kesatuan
Republik Indonesia dengan segala cita-cita luhurnya.
Guna mewujudkan hal di atas,
PDI Perjuangan telah berketetapan untuk mewujudkan prinsip desentralisasi yang
sesungguhnya melalui pemberian otonomi yang luas kepada daerah-daerah. Otonomi
daerah melibatkan pengalihan kekuasaan politik dan ekonomi dari pusat kepada
daerah-daerah yang memungkinkan daerah-daerah bisa menemukan mekanismenya
sendiri dalam pengelolaan di bidang politik, ekonomi, sosial dan budaya.
Demikian Piagam PDI
Perjuangan ini dibuat sebagai haluan politik partai yang merupakan dasar bagi
penyusunan AD/ART, program-program partai, keputusan-keputusan, dan
dokumen-dokumen partai lainnya.