Menu Utama
Berita Terkini PDIP Pusat
|
Manifesto Nasionalisme Kerakyatan PDI Perjuangan
(Ringkasan) Indonesia kini berada diambang penjajahan model baru. Sebagai sebuah bangsa berdaulat, secara bertahap tapi pasti kita mulai kehilangan kedaulatan dalam berbagai bidang. ….Kita kehilangan harapan di tengah-tengah frustrasi sosial yang semakin meluas. Kita memimpikan kembalinya masa lalu di tengah-tengah ketidak-pastian yang merupakan anak kandung yang lahir dari rahim persaingan bebas ala neo-liberal. Kita memuja pragmatisme jangka pendek di tengah-tengah memudarnya keyakinan akan nilai dan ideologi. Kita menapaki jalan individualisme dan konsumerisme ditengah-tengah memudarnya sikap voluntarisme, soliditas sosial dan kegotongroyongan……….. Kesemuanya…telah menjauhkan kita dari cita-cita masa depan,yakni Indonesia yang menjaga ketertiban umum, Indonesia yang melindungi segenap bangsa dan tanah tumpah darah, Indonesia yang mencerdaskan kehidupan bangsa, dan Indonesia yang turut serta dalam menciptakan perdamaian dunia. Mengalir dari alasan-alasan di atas, Megawati Soekarnoputri bersama PDI Perjuangan sebagai kekuatan politik terpanggil untuk menegaskan dan mengukuhkan kembali ideologi sebagai jalan perjuangan partai melalui Manifesto Nasionalisme-Kerakyatan PDI Perjuangan. Nasionalisme-Kerakyatan mengalami evolusi, penajaman dan kontekstualisasi dari gagasan dasar Bung Karno mengenai Marhaenisme, Pidato Lahirnya Pancasila 1 Juni 1945, dan Trisakti. … Ada enam strategi perjuangan yang dikembangkan PDI Perjuangan dalam kerangka melaksanakan ideologi Nasionalisme-Kerakyatan, yaitu : (1) Kedaulatan negara, (2) Nasionalisme, (3) Keadilan sosial, (4) Kemandirian, (5) Demokrasi, dan (6) Pluralisme-Bhineka Tunggal Ika untuk dapat menjadi pilar-pilar utama gerbang ke-Indonesia-an di abad XXI. Baca Selengkapnya: http://www.korwilpdip.org/modules/smartsection/item.php?itemid=266
Fokus
http://www.rakyatmerdeka.co.id/news/2010/07/24/99320/Apa-Boleh-Buat,-Pasar-Gelap-Sambut-Gembira-Kemenangan-Darmin Apa Boleh Buat, Pasar Gelap Sambut Gembira Kemenangan Darmin Rakyat Merdeka Online, Sabtu, 24 Juli 2010, 14:39:52 WIB
Laporan: Teguh Santosa Jakarta, RMOL. Berbagai catatan yang mengiringi kemenangan calon tunggal Gubernur Bank Indonesia (BI) Darmin Nasution dalam uji kelayakan dua hari lalu memberikan nuansa lain yang bermakna negatif.
http://www.rakyatmerdeka.co.id/wan/hal/1/view/564/Muhammad-Yusuf,-Banyak-Uang-Kita-Yang-Dibawa-Lari-Ke-Luar-Negeri WAWANCARA Rakyat Merdeka, Rabu, 21 Juli 2010, 06:46:38 WIB Muhammad Yusuf, Banyak Uang Kita Yang Dibawa Lari Ke Luar Negeri Rencananya, RUU RUU Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bakal disahkan oleh DPR pada masa sidang ini. Tapi, pembahasannya berjalan alot.
Beberapa anggota Dewan yang duduk sebagai Panja RUU TPPU keberatan dengan penambahan beberapa kewenangan bagi Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).
Pelanggar HAM - Jenderal Luciano Menendez Dihukum Seumur Hidup (Kajian Banding kasus pelanggaran HAM di Indonesia dan luar negeri - Argentina)
Oleh MD Kartaprawira* Menurut NOS News tg. 09 Juli 2010 jenderal Luciano Menendez yang merupakan salah satu jenderal pelaku pelanggaran HAM pada kekuasan rejim dictator militer jenderal Videla oleh Pengadilan Argentina dijatuhi hukuman seumur hidup. Menendez dinyatakan bersalah telah melakukan penculikan, penyiksaan dan pembunuhan atas 22 orang pada waktu “Perang Kotor” (yang dilancarkan terhadap orang-orang kiri dan buruh) sewaktu pemerintahan jenderal Rafael Videla. Para korban dibunuh di dalam kamp di barat laut negeri tersebut. Menendez dalam pembelaannya mengatakan bahwa tindakannya adalah untuk menjaga negara dari ancaman bahaya komunis sebagai musuh negara.
http://www.rakyatmerdeka.co.id/wan/hal/1/view/535/Ribka-Tjiptaning,-Jangan-jangan-Organisasi-Ini-Akan-Dijadikan-Polisi-Swasta WAWANCARA Rakyat Merdeka, Kamis, 01 Juli 2010, 00:20:09 WIB Ribka Tjiptaning, Jangan-jangan Organisasi Ini Akan Dijadikan Polisi Swasta Ketua Komisi IX DPR Ribka Tjiptaning melaporkan kasus pengusiran dirinya oleh beberapa ormas di Banyuwangi ke polisi dan Komnas HAM. Ia merasa haknya sebagai anggota Dewan telah dilanggar.
Kamis lalu (24/6) Ribka dan dua anggota Komisi IX lainnya yang juga dari PDIP, Rieke Diah Pitaloka dan Nur Suhud menggelar sosialisasi mengenai hak masyarakat atas pengobatan gratis dan RUU Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Pakis, Banyuwangi.
Kongres PDIP: Kemenangan Kubu Ideologis Atas Pragmatisme Akhmad Kusaeni
Sanur, Bali (ANTARA News) - Terpilihnya kembali Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP periode 2010-2015 dan pilihan tetap di jalur oposisi di tengah godaan untuk berkoalisi, membuktikan kemenangan kubu ideologis atas kubu pragmatis di elite partai banteng moncong putih itu.
Jauh-jauh hari sebelum Kongres, sudah tampak adanya pertarungan antara kubu ideologis yang diwakili oleh Megawati yang didukung akar rumput partai dengan kubu pragmatis yang melekat pada sosok Taufiq Kiemas yang didukung sejumlah elite partai.
PIDATO KETUA UMUM PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN PEMBUKAAN KONGRES KE - III PDI PERJUANGAN BERJUANG UNTUK KESEJAHTERAAN RAKYAT
DENPASAR, 6 – 9 April 2010
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam Sejahtera bagi kita semua Om Swastiastu
Sebelumnya, marilah kita lebih dahulu bersama-sama memekikkan salam perjuangan kita, Merdeka!!!
Hendri Saparini Membongkar Topeng Boediono dan Sri Mulyani Laporan: Teguh Santosa Jakarta, RMOL. Ada sementara kalangan yang menilai Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai dua maestro ekonomi yang tak tertandingi. Keduanya tidak hanya dianggap sebagai tulang punggung tetapi juga juru selamat perekonomian nasional. Mereka dinilai bersih, memiliki komitmen yang tinggi dalam mereformasi birokrasi keuangan dan mengelola ekonomi nasional.
Budiman Sudjatmiko Usulkan Struktur Khusus di PDIP sebagai Kontrol Ideologi JAKARTA - Menjelang Kongres III PDIP di Bali, 4-9 April, sebuah ide muncul dari Budiman Sudjatmiko. Ketua umum Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) -salah satu organisasi sayap PDIP- itu mengusulkan agar dibentuk struktur khusus di PDIP yang berfungsi mengontrol ideologi.
Nekolim Berjaya Diam-diam Laporan: Wahyu Sabda Kuncahyo Jakarta, RMOL. Kekuasaan modal besar sudah kuasai 175 juta hektar lahan milik Indonesia dalam berbagai kontrak.
“Itu salah satu fakta bahwa neokolonialisme tidak susah dilihat,” kata pengamat ekonomi Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI), Salamudin Daeng, kepada Rakyat Merdeka Online, Jumat (12/2).
PDI Perjuangan Mega Lagi, Puan (Mungkin) Belakangan Langkah Guruh Soekarnoputra untuk bertarung dengan Megawati Soekarnoputri di bursa kandidat Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan sepertinya terseok-seok atau bahkan bisa kandas. Belum apa-apa, deklarasinya sebagai calon ketua umum partai "banteng moncong putih" itu dalam Kongres III, April mendatang, disambut dingin sejumlah loyalis Megawati.
|
|
|
|
|
Dokumen Founding Fathers
Artikel Terbaru
Cari Data
Cari Di Google
RSS Feed
Pesan Perjuangan
|